<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>bloGombal</title>
    <link>http://gombal.blogdrive.com/</link>
    <description>bloGombal | catatan ringan angin-anginan</description>
    <lastBuildDate>Thu, 03 Aug 2006 01:05:01 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <category>Arts</category>
    <category>Fashion</category>
    <category>Humor</category>
    <item>
      <title>Posting Terakhir</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/979.html</link>
      <pubDate>Tue, 01 Aug 2006 02:37:55 GMT</pubDate>
      <description>


&gt;&gt; alamat baru &gt;&gt;    
</description>
    </item>
    <item>
      <title>Sudah Dapat Berapa Murid, Bos?</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/978.html</link>
      <pubDate>Fri, 28 Jul 2006 10:38:22 GMT</pubDate>
      <description> Inilah humor: meledek sekaligus berharap....    

  ADA
saja saluran untuk melucu, termasuk stiker mobil dan gantungan
penghias. Saya mendapati ini dalam mobil yang diparkir di depan sebuah
toko. Pemiliknya, tampaknya, mengawasi saya yang mendekati mobilnya.


Jika pemakai mobil ini wanita, cantik muda seksi pula, tampaknya bakal
lebih menarik. Setidaknya menarik bagi anak puber pertama yang doyan
berfantasi diajari wanita pintar. Kalau pria puber kedua, apalagi
ketiga, sih selalu pengin jadi guru &amp;mdash; padahal ilmunya ya cuma segitu.


Dalam soal seks, lelaki cenderung sok tahu,... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=978</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Apa yang Anda Lakukan di Toilet?</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/977.html</link>
      <pubDate>Thu, 27 Jul 2006 11:33:11 GMT</pubDate>
      <description>Selagi beol bisa menghasilkan karya seni. :)




ADA yang BABBB sambil membaca. Ada yang Mengisi TTS. Ada yang SMS-an. Ada yang ngegame pakai ponsel. Ada yang melamun. Saya pernah menerima telepon selagi menekan engkol tangki kloset. &quot;Busyet! Suara apaan tuh? Lu di toilet ya?&quot; sergah suara dari seberang.


Beda orang beda kebutuhan, beda kebiasaan, dan beda keisengan. Saya tadi  untuk kesekian kalinya melanggar anjuran bagian rumah tangga kumpeni untuk berhemat tisu. Saya memilin sisa kertas dari gulungan lama &amp;mdash; bukan bekas pakai lho &amp;mdash; menjadi tali. Lalu jadilah laso. Lantas... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=977</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Salam Kangen dari Bandhara di Bandara</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/976.html</link>
      <pubDate>Wed, 26 Jul 2006 12:49:53 GMT</pubDate>
      <description>Distribusi yang bagus: lewat toilet.
  







PINTAR juga Bayer. Selebaran ditaruh di toilet pria sebuah bandara, di atas urinoir. Banyak orang mengambilnya. Hanya toilet pria? Saya juga melihat wanita memegang kertas terlipat seukuran10 cm x 7,5 cm itu.

 Mungkin selebaran yang sama juga ditaruh di toilet wanita. Kalau benar, pastilah Bayer yakin bahwa masalah disfungsi ereksi pria, pada akhirnya, juga bisa jadi soal bagi wanita. Tapi bisa juga Bayer ingin menyampaikan pesan lain: perkasa maupun loyo sebaiknya bandhara kakung jangan terlalu lama bepergian.

 Untuk memastikan silakan... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=976</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Apakah ini Nomor Anda?</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/974.html</link>
      <pubDate>Sun, 23 Jul 2006 16:09:38 GMT</pubDate>
      <description>  


NAMANYA juga pemulung, baik untuki hobi maupun nafkah. Secara naluriah langsung tahu barang rongsok apa
saja yang bisa dipakai lagi, termasuk dipakai sendiri. Misalnya papan
nomor ponsel yang tampaknya berasal dari sektor bisnis properti.
Stttt... jangan-jangan semua nomor itu memang miliknya? Siapa tahu lho.
</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=974</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Warotel: Warung Rokok Merangkap Wartel</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/973.html</link>
      <pubDate>Sat, 22 Jul 2006 04:37:26 GMT</pubDate>
      <description> Jangan-jangan Anda sudah lupa kapan terakhir kali menggunakan telepon umum.    

  SUDAH
20 tahun Mamang Kuningan berjualan rokok di situ, di pinggir sebuah
jalan di Jakarta Barat. Selalu 24 jam dia buka warung. Sudah dua minggu
dia merangkapkan bisnis wartel atas tawaran PT Telkom.

 &quot;Kata
orang Telkom, kalo bikin telepon umum di pinggir jalan itu cepet rusak,
nggak ada yang ngejagain,&quot; ungkap si Mamang. Dari setiap perolehan Rp
100.000 si Mamang akan mendapatkan komisi Rp 10.000. Tapi selama dua
minggu berwartel, pendapatan segitu belum tercapai.

  
&quot;Orang-orang belon tau sih,&quot;... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=973</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Tanggap Darurat</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/975.html</link>
      <pubDate>Fri, 21 Jul 2006 04:58:46 GMT</pubDate>
      <description>  

  SAMA-SAMA BUTUH
| Pedagang butuh uang agar bisa makan dan menggaji karyawan. Pengungsi
butuh tempat berteduh sementara. Dermawan butuh informasi dan
ketersediaan barang bantuan untuk disalurkan. Koran butuh iklan untuk
menggaji wartawan &amp;mdash; dan pegawai bagian iklan. Biro reklame dan kolportir butuh cipratan rupiah untuk bertahan hidup.

  Iklan di Kompas, lembar Bisnis &amp;amp; Keuangan, halaman 18, Jumat 21 Juli 2006.  
</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=975</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Pi-Ai atawa Detektif Partikelir</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/972.html</link>
      <pubDate>Thu, 20 Jul 2006 07:48:57 GMT</pubDate>
      <description>Lowongan pekerjaan untuk mereka yang mau tahu urusan orang lain.




HMMMM... partikelir. Kata jadul warisan kolonial untuk menyebut swasta. Kalau ditambahi kata &quot;detektif&quot; jadilah profesi lawas yang sekadar meneguhkan kecenderungan kita. Tepatnya: kecenderungan untuk mau tahu urusan lain.


Bedanya, kalau kita amatir, maka hasil pelacakan akan bermuara di forum pergunjingan.  Jika seorang pria lugu kedapatan memborong thong di toko lingerie lantas meminta dikemas sebagai kado, itu jelas bahan obrolan yang juicy.


Nah, kalau seorang istri memergoki nama toko lingerie dan toko parfum... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=972</comments>
    </item>
    <item>
      <title>ASI &amp; Laktasi di Kantor</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/971.html</link>
      <pubDate>Thu, 20 Jul 2006 03:17:53 GMT</pubDate>
      <description> Kerepotan kaum ibu yang belum bisa dioper ke ayah &amp;mdash; bahkan misalkan pria bersedia.      KALAU
dikerucutkan soal ini bisa menjadi gugatan moral. Mana yang lebih
perlu: ruang 18 m2 untuk perokok atau ruang khusus untuk menyusui
[misalkan ada yang bawa bayi] dan menampung air susu ibu berikut
perlengkapannya?

  Ada karyawati yang harus ngumpet di bilik pancur [eh, shower gitu] untuk menampung sumber gizi si bayi. Ada yang mencoba di pantry,
tapi di situ ada bau rokok, lagi pula kebersihan dan kenyamanannya tak seperti foto di
majalah interior. Ada juga yang memanfaatkan ruang... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=971</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Air dan Minum</title>
      <link>http://gombal.blogdrive.com/archive/970.html</link>
      <pubDate>Wed, 19 Jul 2006 08:26:54 GMT</pubDate>
      <description> Berapa banyak sekolah yang sediakan air putih gratis?    

  HARI panas, hari dingin, kita butuh minum. Bulik Lita yang gemar berbagi info kesehatan, dan Bu Dokter Siberia
yang doyan bola, bisa menjelaskan kenapa kita harus minum. Saya
termasuk peminum dalam pengertian air putih — bukan yang lainnya — tapi
dalam ukuran yang menurt saya normal.

  Mobil Fahmi Jelek
di Surabaya juga berisi air kemasan dalam gelas plastik. Sungguh mulia.
Semula niatnya untuk mempermudah buka puasa di perjalanan. Tapi setelah
Lebaran lewat, kebiasaan berbekal minuman masih diteruskan. Antara lain
untuk... (more)</description>
      <comments>http://gombal.blogdrive.com/comments?id=970</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>

