![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
9.6.06 | 06:15
Berjumpa Dua Tokoh Karena kedatangan orang jauh, dua orang yang sewilayah bisa bertemu. DI emper toko itu kami bertemu. Saya, Gus Andry S. Huzain, dan Ndoro Kakung Pecas Ndahe.
Tadi malam, menjelang pergantian hari, saya dan Andry datang duluan ke
situ, mengikuti amaran si Pecas yang menelepon setelah piketnya di
gardu selesai.Baru tadi malam saya ketemu Andry. Saya menyambangi tempatnya menginap. Sebelumnya kami hanya berkomunikasi sekadarnya via SMS, e-mail, dan telepon — oh ya, juga via boks komentar masing-masing blog. Adapun Andry dan Pecas, meski belum pernah bertemu, tampaknya lebih interaktif karena mereka juga ngobrol via messenger. Tapi ya baru tadi malam mereka bertatap muka. Dari jauh, menurut pengakuan Pecas, Andry sudah langsung dapat dikenali. Bagaimana Andry mengenali saya? Tak ada orang selain saya di pelataran tempatnya menginap. Lagi pula saya kan menyapa duluan. Dia melihati saya, dari kaki sampai kepala. Tentu saja cocok dengan foto saya di blog ini: tua, ngeselin, dan sok berwibawa selayaknya pengurus partai tingkat ranting. Tentang si Pecas? Aha! Kami ternyata sudah saling kenal di dunia nyata, tapi sudah delapan tahun tak bersua. Tentu, kami saling tahu di mana masing-masing bekerja berikut perpindahannya. Ketika kami bertukar pisuhan melalui boks komentar blog, juga ledekan di milis, masing-masing dari kami juga sudah saling tahu. Jadi, inilah moral ceritanya: karena Andry maka dua sontoloyo bisa bertemu. Barangkali inilah yang disebut hikmah blog. Tanpa tamu agung, mana sudi si Pecas bertemu saya, demikian pula [terlebih-lebih] sebaliknya. Bagi Andry, bertemu kami berdua adalah human meets [bad] machines. Bagi Pecas, bertemu saya adalah tikungan yang harus dihindari karena tak memberikan kejutan, padahal dia menyukai kejutan karena dalam dirinya tertanam peredam kejut yang empuk dan pakem. Bagi saya? Mereka ajaib dan menyenangkan. Bahwa bagi mereka saya itu tak menyenangkan, ah itu masalah mereka. Sampai jumpa lagi, kawan!
Previous Entry * Home * Next Entry |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||