![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
7.6.06 | 23:55
Baca Aturan Pakai Rambu pencucian itu seperti rambu lalu lintas: kadang memang tidak penting.
![]() ADA saja keluhan bahwa pencuci di rumah, dan bahkan binatu, tak mengindahkan petunjuk pencucian. Bagi saya itu sih risiko. Kalau mau beres ya mencuci dan menyetrika sendiri — tapi mana ada waktu untuk orang Indonesia, kecuali sekitar hari raya? Itu pun, meski sudah dibantu mesin, tetap saja mengeluh. Saya ingat ketika pertama kali kerja di Jakarta, untuk pertama kalinya menjadi anak kos. Tukang cuci main hajar saja. Salah satu hasilnya: celana panjang saya selalu punya lipatan mati berganda sebagai jejak setrika superpanas. Asoi, tapi ya cuek saja, karena cuek adalah [menurut teman saya] bagian dari iman. Anggap saja memakai celana model cubit-cubitan. Rasanya sih nggak ada yang memerhatikan celana saya, toh saya mau rapi atau tidak tetap saja tak menampakkan perbedaan. Kalau tanpa celana barangkali membawa efek — misalnya orang pada buang muka dan terbirit menjauh. Aturan pakai, aturan cuci. Ini biasa, dan sebagian dari kita, termasuk saya, bisa saja mengabaikannya. Barangkali itulah sebabnya Femina edisi lalu, dalam sisipan tertaja tentang home appliances, memasang aturan cuci. Sama seperti majalah Hai edisi lalu menguji pengetahuan sejumlah cowok terhadap rambu lalu lintas, dan ternyata sebagian tak tahu. Tapi apakah standar industri garmen taat asas? Baju pramuka Raras, anak saya, yang kami beli di pasar, hanya memuat label merek. Mungkin produsennya bermaksud menegaskan bahwa kepanduan berarti kesederhanaan, tak butuh perlakuan manja.
Nah, selain kesederhanaan ada pula produsen yang berlebihan. Merek baju dan aturan cuci dibikin berukuran gede, dicapkan pada punggung baju bagian dalam. Informatif sekaligus dekoratif.Soal label dan aturan pakai, yang kurang ajar adalah produk lawas Tony Tantra, Bali. Tertulis di sana "ask your servant if you want to wash it". Emang semua pembelinya orang Indonesia yang termanjakan oleh pembantu?
Previous Entry * Home * Next Entry |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||