KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    6.6.06 | 11:26
    Kisah Jari Tengah
    Semua jari tentulah fungsional. Tapi entah kenapa si jari tengah, dalam situasi tertentu, bisa berkonotasi buruk.
    middle finger is ooopssss! PERTANYAAN anak kecil seringkali menjadi penguji kita. Bukan hanya dalam pengetahuan melainkan juga pemahaman kita dalam soal tertentu. Misalnya saja pertanyaan tentang acungan jari tengah: kenapa tak sopan?

    Jawaban hati-hati, semisal "mengepalkan tangan itu bukan masalah, tapi ketika diacungkan ke wajah orang menjadi tak sopan, begitu pula jari tengah", ternyata bisa memancing rasa ingin tahu lebih jauh.

    Kepalan tangan bisa diartikan bogem matang maupun mentah yang siap diayunkan untuk memukul. Jari tengah? Waa, rada repot menjelaskannya. Apalagi kalau kita tidak sedang berinternet. Jadi sebaiknya berbelok dulu ya.

    Dulu di Jalan Gejayan, Demangan, Yogya, ada pemilik warung bernama Pak Doel. Kalau menghitung berapa yang harus dibayar konsumen, dia menggunakan jari tengahnya menuding makanan sambil menggumamkan angka. "Pak Doel sing saru kae lho," kata salah satu adik saya.

    Jari tengah adalah yang terpanjang dari jemari tangan. Anak kecil bisa penasaran. Pernah terjadi seorang bocah mencoba memotong jari tengahnya, dengan memukulkan pisau, karena gemas terhadap jejeran jemarinya tak rata.

    Saya ternyata juga [bisa dianggap] saru. Kadang mengetik sebelas jari dengan mengutamakan jari tengah tangan kanan. Pernah seseorang menegur kenapa saya memencet tombol lift dengan jari tengah.

    Semua jari adalah fungsional. Tapi dalam latar budaya tertentu, jari tengah bisa menjadi lambang ketidaksopanan, setara dengan penyelipan jempol di antara jari telunjuk dan jari tengah.

    Untuk acungan jempol gaya meriam Si Jagur yang pemalu itu, tampaknya jelas. Dalam situasi normal jarang orang memosisikan jari seperti itu untuk melakukan sesuatu. Artinya, pelipatan jari memang dimaksudkan untuk melambangkan kopulasi.

    Bagaimana dengan jari tengah? Saya pernah menduga, karena merupakan jari terpanjang, dan posisinya di tengah, maka jari itu paling leluasa untuk dimasukkan ke dalam — katakanlah — mulut botol sampai mentok ke pangkal jari, tanpa melipat telapak tangan, sehingga jari lain bisa menjalankan tugas masing-masing.

    Sial, dugaan ini pun tidak bisa dipakai untuk memuaskan rasa ingin tahu si kecil: kenapa nggak sopan? Jangan-jangan sejarahnya malah di luar pengandaian saya.

    Perlambang hanya mudah dijelaskan jika kita punya pemahaman yang memadai tentang apa yang diwakili oleh lambang. Bocah di manapun, dengan kepolosannya, dan rasa ingin tahunya, kadang menganggap semua orang dewasa adalah sumber pengetahuan, bahkan sari ilmu. Padahal Sari Ilmu, kalau di Yogya, adalah nama toko buku yang bermerek lama Hien Hoo Sing. Masa sih kita harus membawa si kecil ke sana, hanya untuk menanyakan soal jari tengah?

    © Foto: smh.net

    Yohanes Sugianto
    March 26, 2011   10:07 AM PDT
     
    Terima kasih telah menyebut nama tokoku (Sari Ilmu d/h Hien Hoo Sing). Semoga suatu saat anda berkenan berkunjung, tapi tidak untuk menanyakan soal jari tengah yang panjang.
    AmyWN26
    February 13, 2010   06:22 PM PST
     
    People guess that the good term paper creating is the really time wasting issue. Nevertheless, we rely on the <a href="http://quality-papers.com/topics/sociology_essays">sociology essay</a> service support anytime when it's required.
    partowedhikirik
    August 7, 2006   07:26 PM PDT
     
    Lecturer : Students, any question ? If any, raise your hands. Any objection ? raise your middle-finger
    anang
    June 9, 2006   02:37 PM PDT
     
    Wuuaduh???
    jalansutera
    June 8, 2006   04:14 PM PDT
     
    emang bener tuh sejarahnya begitu? Kalau kata Snopes.com sih beda lagi. Coba deh <a href="http://www.snopes.com/language/apocryph/pluckyew.htm"><b>baca di sini</b></a>.
    Nabilla ra
    June 8, 2006   01:44 AM PDT
     
    jari tengah........ wah bisa jadi gombal
    ono
    June 7, 2006   02:18 PM PDT
     
    para intelektual di metropolitan, ibukota propinsi maupun kabupaten, khususnya kaum hawa sangat memerlukan jari tengahnya untuk aktifitasnya. hmm... kurang berseni bila tanpa jari itu.

    Bagi orang dusun dan pelosok, jari tersebut kurang berfungsi.

    //Klik..klik.. kanan mouse nya bulek dengan jari tengah//
    buzz
    June 7, 2006   01:52 PM PDT
     
    acungan jari tengah kalo muncul di videoclip atau film biasanya di tutupi pake kotak-kotak agar tak terliat jelas. itu seperti orang mengucapkan F***K dan diganti suara biiiiiiiip.
    oón
    June 7, 2006   12:39 PM PDT
     
    jadi jari tengah buat apa dong? buat ngupil ke-gede-an, buat menyajung orang dah ada jempol..hiks..kasian deh jari tengah
    didats
    June 7, 2006   12:28 PM PDT
     
    hahaha..
    gag ikut ikutan aaah...
    topan
    June 7, 2006   10:57 AM PDT
     
    Arimbi;" Kangmas-2 enak e nggopo.....?
    Bima; " enak e..ngene.......! "
    Kacian kan ....?
    johan
    June 7, 2006   10:16 AM PDT
     
    mungin ada hubungannya antara "keterpanjangannya" dengan sesuatu yang juga panjang, yang juga kita miliki ... heahea
    corretto
    June 7, 2006   04:48 AM PDT
     
    «mengepalkan tangan itu bukan masalah, tapi ketika diacungkan ke wajah orang menjadi tak sopan, begitu pula jari tengah»

    mengepalkan tangan "uppercut" ke udara juga dianggap tidak sopan, di Italia dan Prancis gesture ini berarti up yours, setara dg si jari tengah.

    Di Prancis disebut le bras d'honneur, the arm of honour. Sinister memang.
    hiking
    June 6, 2006   10:28 PM PDT
     
    wah dimasukin kebotol ya wakakak
    mpokb
    June 6, 2006   06:45 PM PDT
     
    sejarahnya bener begitu apa cuma humor yak? lha terus kalo sudah mentok di botol, bakal apaan? iseng amat..
    :P
    Mimi Hitam
    June 6, 2006   06:24 PM PDT
     
    mengepalkan jari = bogem mentah
    mengacungkan jari tengah = nyolok mata
    jadi sama2 gak sopan kan :D
    jari pinggir
    June 6, 2006   01:28 PM PDT
     
    harus dimulai, sebuah kampanye untuk menghilangkan citra buruk jari tengah. jari juga perasaan.
    ipoul_bangsari
    June 6, 2006   11:46 AM PDT
     
    begitulah indonesia (terutama jakarta kali ya). menelan semua yang dari barat. biar maju dan setara dengan mereka. apa bisa?
    Mbilung
    June 6, 2006   11:43 AM PDT
     
    Weleh...berarti Werkudara sama Hanuman itu saru ya?
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive