![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
26.5.06 | 19:42
Mari Kongko, Pak Pol! Sungguh mulia semboyan polisi: melindungi dan melayani. ![]() POLANTAS boleh kecapaian dan berteduh sejenak untuk rehat. Ngobrol dengan orang sekitar juga boleh. Komandan bilang itu untuk sosialisasi. Termasuk di dalamnya adalah bergaul dengan sopir angkot ngetem yang mobilnya bikin macet jalan. Persoalannya seberapa lama Pak Polantas boleh kongko? Hanya komandan dan korpsnya yang tahu pemerian pekerjaan maupun jadwal kerja setiap petugas piket. Kita, masyarakat pembayar pajak, yang pajaknya antara lain untuk menggaji polisi, termasuk polisi satwa, hanya boleh nggerundel melalui blog. Berapa sebetulnya rasio sehat polisi dan masyarakat? Ah, rekrutmen terus berlangsung, sekolah calon polisi masih ada, dan pengisian lowongan masih mengundang permainan. Tapi nyatanya masih ada titik yang berlebihan polisi, bahkan polisinya bisa kongko, malah markasnya pun dijaga oleh polisi swasta, tapi di sisi lain ada juga titik lain yang kekurangan petugas. Atau ada petugas tapi angkot ngetem tetap dibiarkan. Seperti yang saya dapati tadi siang, di sebuah titik di Jabotabek. Pak Polantas merokok menyaksikan pertandingan catur sopir angkot.
Previous Entry * Home * Next Entry |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||