KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    24.5.06 | 21:30
    Sleman Slumun Slamet
    Kreativitas Pemda Sleman: Merapi untuk menarik duit.
    iklan sleman di kortem

    PEKAN ini Pemda Sleman, DIY, memasang iklan gede di koran-koran. Isinya mengajak orang luar DIY untuk berlibur ke Sleman, menikmati pesona vulkanis Gunung Merapi, dari memotret sampai makan-makan. Sleman melakukan itu atas nama proyek "pemulihan pariswisata dan Kaliurang".

    Bagi saya itu bagus. Lha wong butuh duit, je. Jadi ya sekalian saja mengundang orang untuk datang dan mengeluarkan duit. Ancaman bencana alam tidak dijadikan kendala tetapi justru peluang untuk menjual pariwisata. Syukur-syukur kalau duitnya bisa untuk mengongkosi penampungan pengungsi.

    Mungkin ini sisi bagusnya otonomi daerah. Pemda ditantang untuk kreatif, tanpa ngawur kemaruk, untuk menjala duit. Tentu bukan cuma itu, karena dalam otonomi, pertanggungjawaban publik juga kudu menguat karena sekarang bukan lagi zamannya apa-apa berlindung di balik "ini kemauan pusat". Kalau saya tak salah ingat, Pemda Sleman termasuk yang memelopori iklan pengumuman hasil audit keuangannya di koran.

    Posted by aribowo @ 07/19/2006 04:21 PM PDT
    patut di tiru tuh bagi korban bencana yang lain agar jgn terlalu bergantung sama perintah yang sudah <a href="http://www.liputan6.com/view/3,126054,1,0,1153286075.html">
    kehabisan dana</a> buat bencana alam.
    Posted by Irfan @ 06/12/2006 07:07 PM PDT
    Wado, kayaknya aku kemakan tu iklan :( Jadi pengin mudik ni... pulang ah pulang ke jogja! Hiks, kangen ibu'. Sekalian nengokin temen2 ku yg rumahnya ambruk (wisata gempa bukan ya ini jadinya?)
    Posted by mr ethics @ 05/29/2006 10:09 PM PDT
    An ad to visit Yogyakarta for more extreme tourism, anyone?
    Posted by blonty @ 05/29/2006 05:07 PM PDT
    Pecas Ndahe bilang: kok saya kenal koran yang menayangkan iklan itu?

    blonty bilang: wajib kenal... wong gaweane nerima gratis koran yang memuat iklan itu, kok..... (ojo ngeles maneh....!)
    Posted by aku lekaki biasa @ 05/27/2006 06:41 AM PDT
    aku sih cukup liat dari jembatan gondolayu ..... gak wani ndelok seko cedak ....
    Posted by Name Into @ 05/27/2006 01:16 AM PDT
    MERAPI memang berkah. Berapa ratusribu orang, selama ratusan tahun mampu dihidupi. Bahkan saat "marah" pun, Merapi tetap menebar rejeki. Dari penggali pasir, supuir truk, petani, pematung, wartawan, reporter, sampai juru potretnya.
    Salut sama kreatifitas Pemda Sleman.
    Posted by alaya @ 05/26/2006 04:34 PM PDT
    temen gue ada tuh yg beneran kesana long wiken ini setelah baca iklan itu katanya :p
    Posted by lantip @ 05/26/2006 12:01 PM PDT
    motret dari belakang rumah saya juga bisa lho, kalo pas gak berawan, puncak merapi keliatan jernih.
    *melirik 200-an lebih foto erupsi merapi yang saya dapat dalam dua hari dengan bonus flu* :)
    dengan kamera 10x optical zoom, cukup untuk mendapatkan gambar yang bagus kok. *promosi* haha
    Posted by ogut @ 05/26/2006 11:24 AM PDT
    keren ..., ogut pikir itu lebih baik tinimbang turis-turis itu pergi diem-diem dan tiba-tiba mokat tanpa data jelas, bos.
    Posted by Dewi @ 05/26/2006 09:58 AM PDT
    Pengen sih fotoin si Merapi. Ada yg mo bayarin tiket bwat ke sono gak yak? hehe..
    Posted by sahrudin @ 05/25/2006 10:59 PM PDT
    nanti, kalau jakarta banjir, mau dipromosikan juga? floodtourism, gitu?
    Posted by pecas ndahe @ 05/25/2006 10:57 PM PDT
    kok saya rasanya kenal koran yang menayangkan iklan itu ya .. :D
    Posted by Hedi @ 05/25/2006 08:05 PM PDT
    beberapa daerah jateng punya kualitas dalam memanfaatkan otomoni, daerah Sragen punya sistem pengurusan ktp top bgt :D
    Posted by nengjeni @ 05/25/2006 02:06 PM PDT
    pemdanya kreatif... walau semppet kaget juga waktu pertama liat iklannya
    Posted by mpokb @ 05/25/2006 02:01 PM PDT
    wah, setelah extreme sport, sekarang extreme entertainment yak... liat merapi meledug di tipi emang keren banget.. bakal untung gede dong pemdanya :)
    Posted by Rasyad A. Parinduri @ 05/25/2006 01:17 PM PDT
    Urun rembuk sedikit tentang iklan Merapi dan disentralisasi: kayaknya bagus juga kalau kabupaten berkompetisi menarik turis, dan mungkin nanti juga berebut pemodal, seperti ini...
    Posted by Rasyad A. Parinduri @ 05/25/2006 01:15 PM PDT
    Urun rembuk sedikit tentang iklan Merapi dan disentralisasi: kayaknya bagus kalau kabupaten saling berkompetisi menarik turis, atau mungkin nanti juga berebut investasi, seperti ini...
    Posted by Mbilung @ 05/25/2006 10:17 AM PDT
    Wisata gunung njeblug, Pak De yang jadi guidenya ya?
    Posted by Rizuki @ 05/24/2006 10:20 PM PDT
    Memang bagus langkah pemda sleman. Wong merapi masih cantik untuk dilihat kok. Bukannya malah dijauhi karena merapi sedang agak "marah".
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive