KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    19.3.06 | 13:29
    He's Just a Stones Freak
    Old rockers never die, they're just lengser from the stages [and studios]


    "Uh! Liat! Pake logo Stones!"

    "Fan berat 'kali."

    "Uh, yang nyetir udah tuwir! Sepuh!"

    "O ya?"

    "Udah tua kenapa masang the tonge-and-lip design?"

    "What's wrong? Stones itu grup gaek. Usia Jagger sudah 63. Wajar dong kalo mobil depan itu suka idola sebaya atau yang sedikit lebih tua."

    Too young to die, but too old to rock n' roll. Akhir pekan lalu saya rapat dengan seorang bos. Dia berkisah, ketika Deep Purple memainkan Child in Time di Jakarta tempo hari, maka begitu intro bergema dia langsung menelepon temannya di Surabaya, sekadar siaran langsung tanpa peduli pulsa [namanya juga bos]. Pamer? Share?

    "Nggak. Saya jengkel. Dia sudah saya belikan tiket eh tiba-tiba batal ke Jakarta. Padahal dia yang ngingetin kita semua, teman-teman SMA, untuk nonton."

    Nostalgia, nostalgila. Itu peluang bisnis. Saya bukan penggemar Stones, tapi salut juga karena penggemar mereka berasal dari tiga generasi: opa-oma, papa-mama, dan anak-anaknya yang generasi iPod.

    mpokb
    March 20, 2006   06:27 PM PST
     
    bukan penggemar stones? paint in black juga gak suka? satisfaction? party doll? :P
    nananias
    March 20, 2006   05:11 AM PST
     
    sekadar siaran langsung tanpa peduli pulsa [namanya juga bos]. Pamer? Share?..

    hihihi beberapa kali saya melakukan hal yang sama. bukankah itu hal yang baik, membagi kegembiraan *halah*
    meski akhirnya saya diomelin dikataken sebagai pamer dan bikin iri mwihihihihihi....
    badu
    March 19, 2006   09:38 PM PST
     
    setun a', setun! *kalo di bandung, mah*

    bukan penggemar stones? tapi kalo tiba-tiba oom jagger ngajak pak gesang duet dan konser bareng, masak sih nggak mau dateng?
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive