KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    18.3.06 | 10:46
    Ngutilmania dan Tilepisme dalam Berocca Kosong
    Dunia klepto: duit miliaran saja bisa raib apalagi cuma vitamin.
    SAYA heran, kok di rak vitamin itu semuanya cuma kemasan kosong. O, itu dummy, cuma kotak karton kosong seperti yang ditaruh oleh pabrik rokok di warung-warung? Saya pun menanya pramuniaga Hero Mal Taman Anggrek itu. Jawabannya, "Isinya baru dikasih setelah bayar di kasir, Pak."

    Setelah membayar obat flu, tisu, dan Berocca, saya menanya Mas Kasir: "Emang vitamin sering ilang?" Dia mengangguk, tersenyum. "Ada yang kepergok apa ketangkep, gitu?" Dia mengiyakan. Pelakunya banyakan laki atau perempuan? "Ah, sama saja, Pak," jawabnya.

    "Kenapa yang diambil vitamin, bukan balsem, Mas?" tanya saya. Dia jawab, "Mungkin karena harganya mahal." Padahal jawaban yang saya harapkan, "Orang pada pengin sehat."

    Saya teringat seorang pensiunan polisi militer yang pernah jadi security officer di beberapa perusahaan, dari rumah sakit mahal sampai kafe. Dia bilang, maling itu di mana-mana, di segala kelas sosial, dan penampilan mereka seringkali keren karena aslinya memang punya duit.

    Saya teringat hotel yang kehilangan asbak dan handuk. CD dan buku yang dipasangi pengaman tersensor. Pakaian dalam dagangan toserba yang dicanteli pengaman.

    Maka amatilah selagi anda menjadi pengantre terakhir di kasir toserba atau toko buku besar. Yang menghambur ke pintu belakang untuk presensi dan diinspeksi bukan cuma pramuniaga berseragam, melainkan orang-orang yang berpenampilan selayaknya pengunjung. Mereka itu petugas keamanan toko. Sama seperti petugas keamanan mal yang menyaru sebagai salesman alat kesehatan atau pengunjung [saya tahu karena merekalah yang menangkap pencopet dompet saya].

    Dunia memang tak aman. Maka di stan laptop sebuah pameran komputer, satu barang dijaga satu orang. Rantai pengaman tak cukup. Pernah saya dengar, ada jga laptop yang raib. Itulah sebabnya iPod dan PDA ditaruh dalam kotak kaca.

    Suatu malam yang sial, sehabis kecopetan, tujuh tahun lalu, saya tiba di sebuah polsek. Di sana ada sepuluhan cowok-cewek. Sebagian ditunggui orangtuanya. Penampilan mereka mencerminkan kelas menengah.

    Mas Reserse Wangibajurapiberdasi bilang, "Lha ya itu Mas yang namanya mahasiswa pejuang reformasi. Nyikat kaset dan CD di toko. Ngambil lipstik sama celana dalam."

    ns
    March 20, 2006   09:08 AM PST
     
    whua
    baru tahu mengapa dus vitamin yang di dekat kasir kosong, ternyata ...
    tehmaniezangetz
    March 20, 2006   06:48 AM PST
     
    ngupil lebih lucu dan bersahabat...huehhhee
    hedi
    March 20, 2006   02:59 AM PST
     
    yang pasti saya sedih lihat situasinya :D
    nikk
    March 19, 2006   09:12 PM PST
     
    bagaimana dengan curi-curi pandang?
    Pakde pasti tahu dong rasanya gimana... :Þ
    gani
    March 19, 2006   06:15 PM PST
     
    tetep telaten ngutil meski cuman bungkusnya, sapa tau nanti bisa dijual kiloan ... *gubrak*
    ono
    March 19, 2006   11:10 AM PST
     
    Ngutil sambil Ngemil dan Ngupil di Carrefour cempaka mas, itu baru yahuut. Petugasnya sopan2x lho.
    ketuaMPK
    March 19, 2006   09:03 AM PST
     
    wah jangankan berroca, penjepit bulu mata aja bisa ilang koq...
    Carpe Diememry @ Ithong
    March 18, 2006   05:04 PM PST
     
    Bangsa kita sdh terlanjur dicap/dikutuk sama wong londo dulu mo limo mbah: maling,madon,mabok,madat,main...
    gak cuma vitamin yg bisa dicuri, kalo bisa negara dikorupsi...
    oesoep835
    March 18, 2006   03:35 PM PST
     
    jadi inget berita tempo hari...

    **istana (liliput) aja (bisa) kehilangan apa lagi toserba**
    yoyok
    March 18, 2006   01:32 PM PST
     
    wakakak..jadi inget dulu pas kecil, ngutil tepung soalnya penasaran rasa tepung tuh kek gimana..namanya juga anak kecil
    :D
    onanymous
    March 18, 2006   11:35 AM PST
     
    wakakakak...kalau sampe milyaran itu wong "nggragas" bukan klepto lagi.
    xixixi...reformasi jg butuh pengorbanan tow...apalagi repotnasi..hiks..endonesah
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive