KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    29.1.04 | 19:08
    Meski bukan Penjudi, Saya Setuju Legalisasi Judi
    Judi? Silakan saja. Dilegalkan saja sekalian. Pemerintah bisa ngambil pajak. Bikin saja resort, kalau perlu di pulau, yang isinya kasino dan sejenisnya, pokoknya tanpa lotere yang mengundang perbuntutan dan bandar liar.

    Saya sebetulnya kurang bersetuju dengan togel dan buntutan yang pakai bandar liar. Tanpa pajak resmi, cuma nyedot duit orang kecil saja, buat memperkaya para bandar.

    Tapi kalau toh misalnya pemerintah mau bikin lotere-loterean ya silakan aja. Sekalian yang murah meriah. Kalaupun ada togel ya biarin. Mau miskin akibat judi, ya salah sendiri.

    Dalam logika orang miskin, kalau dia nggak beli lotere maka tak ada peluang dan harapan buat berleh rezeki nomplok.
    Dengan membeli kupon, mereka telah membeli peluang (sekecil apapun). Mereka membeli harapan. Mereka membeli impian. Hanya dengan itulah dia punya dorongan buat melanjutkan hidup dari hari ke hari.

    Dosa? Haram? Memang.
    Tugas rohaniwan ya ngingetin umatnya bahwa itu haram dan dosa. Yang namanya hidup beriman kan memang harus tahan godaan, kan?

    Kalau semua godaan harus dienyahkan, sehingga terwujud dunia yang steril, ya itu namanya bukan beriman yang dewasa.

    Tapi mungkin ini pendapat yang berbahaya ya?

    Yah, saya kembali ke pendapat awal saja. Legalisasikan hanya judi yang tersisolir, untuk orang kaya, tanpa lotere-loterean.
    Setiap perbuntutan dan pertogelan digebah saja. Tapi polisinya kan korup, lagian bandar gelapnya kan punya beking?
    Waduh, pusing nih....

    Name
    May 7, 2007   12:32 PM PDT
     
    test
    budiw
    January 13, 2006   03:05 PM PST
     
    waaa... posting pertamanya pak kemplu yah... kemon dulu ah.. eh komen dulu ah...

    --budiw
    hoaammm...
    August 19, 2004   03:25 PM PDT
     
    saya mencoba mbayangin suatu kehidupan orang miskin tanpa togel. dulu bapa kost dan ibu kost beli togel setiap hari. nanti hari rabu diundi. mata mereka bersinar-sinar. harapan-harapan-harapan. saya sebenarnya sedikit bisa mengerti. dulu kakak saya suka ikut undian produk2 makanan/minuman. sampai suka mengais-ais sampah untuk mendapatkan secarik kemasan yang harus dikirimkan ke produsen penyelenggara undian berhadiah. harapan-harapan-harapan. rasanya, kalo ngga ada togel, pasti nanti cari undian berhadiah, atau lotere, atau arisan massal, atau apalah...
    bejavehsaje
    July 4, 2004   10:57 PM PDT
     
    Judi? kegiatan ini akan tetap ada sepanjang sejarah hidup manusia.menghilangkan judi sama artinya menghilangkan manusia itu sendiri.Jadi semua kembali ke personal masing2 tentunya dengan dukungan lingkungan ..so..Biarkan saja manusia berjudi! karena hidup itu tidak jauh dari arti itu..
    Dietre
    May 15, 2004   10:38 PM PDT
     
    emang yg nyuruh maen judi sapa??

    udah tau miskin kok malah maen judi?? bukannya cari kerjaan yang lebih bisa memberikan masukan lebih bagi kantong dan perut keluarga anda??
    kopral
    April 19, 2004   07:25 PM PDT
     
    yg ini gw gak setuju! judi itu gak mendidik! orang miskin makin miskin dan tambah males. masih mendingan pornografi dan pelacuran.
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive