![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
13.12.05 | 08:01
From Jiran with Laugh Mencerdaskan [tak usah ditambahi "kehidupan"] bangsa dengan guyon. ![]() NEGERI tetangga nan serumpun dengan kita itu berisi orang-orang yang gemar bercanda. Lihat saja serial komik LAT, film-film jenaka seniman agong P. Ramlee, novel bersampul Yuni Shara, majalah Gila-gila, dan juga blog si cendekiawan Penggali Kubur — saya tak tahu dia itu masih mahasiswa atau sudah menjadi pensyarah [dosen]. Dalam salah satu tulisannya, saya mendapati ilustrasi menarik, yang bersumber dari Portal Pendidikan Bestari. Pertama, tentang lagu Burung Kakatua yang dilafalkan kuminggris oleh seseorang yang penat jiwa, seolah menanggung beban tiada tepermanai. Kedua, gambar yang yahhh... sama dengan umumnya ilustrasi lama tentang kehidupan berkeluaga dalam buku-buku lama di Indonesia. Ibu menjahit atau menyulam, ayah baca koran, anak-anak bermain di lantai. Sebuah kehidupan domestik yang stereotipikal, karena meneguhkan pembagian kerja secara seksual. Saya lupa siapa namanya, ada seorang wanita akademisi dari Jepang yang menjadikan ilustrasi dalam buku-buku pelajaran di Indonesia sebagai kajian disertasinya. Ilustrasi kartunal macam karya LAT, juga dalam halaman ini, kental sekali tampilan lokalnya. Sama seperti kita mendapatkannya dari kartun karya Benny Rachmadi dan Priyanto S. Seperti halnya foto, ilustrasi juga merupakan potret sebuah bangsa pada suatu kurun. Jika Anda telaten dan menoleransi kertasnya, kumpulkanlah lembaran bergambar Pos Kota. ![]()
Previous Entry * Home * Next Entry |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||