KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    26.8.05 | 07:15
    Tak Puas Tubuh Sendiri
    Bu Profesor penulis novel itu tahu banyak soal segala upaya manusia untuk menjadi lebih keren dan sexy.
    novelnya etty TERNYATA sudah lebih dari 5.000 tahun lalu manusia tak puas dengan bentuk tubuhnya lantas berupaya mengubahnya. Saya tak tahu apakah berkaitan dengan cita rasa estetika yang dikaruniakan Sang Pemberi Kehidupan kepada manusia. Novelis kita, Etty Indriati, 42, yang menulis Cokelat Postmortem, pastilah bisa memaparkan lebih jauh. Soal kegemaran manusia mempermak diri itu saya dapatkan dari menurut berita kecil di rubrik Langkan, Kompas, edisi kemarin, sebagai pidato Etty saat dikukuhkan sebagai guru besar antropologi [ragawi] di Fakultas Kedokteran UGM.

    Artinya, bedah kosmetik, bedah plastik [atau plastis?], cuma langkah lanjutan dari kecenderungan lama ini. Manusia selalu ingin lebih cantik [dan ganteng]. Bahkan payudara pun diperbesar [ada juga sih mengecilkannya], meskipun itu tak meningkatkan fungsi laktasi. Penis diperbesar dan diperpanjang [katanya sih bisa, soalnya belum ada yang menggugat Mak Erot], padahal penambahan ukuran itu tak punya fungsi diuretik, nggak bikin lancar pipis gitu lho.

    Waks! Memangnya penis cuma buat urinasi? Rugi amat! Lha fungsi dasarnya kan itu. Bayi dan kakek jompo hanya memerlukan fungsi sebatas itu. Di antara batas usia itu, memang ada fungsi lain, untuk memberikan sensasi kepada wanita yang memanfaatkannya, dan siapa tahu perbaikan ukuran bisa menyapa G-spot lebih mesra dan telaten. Kalau masalahnya sebatas pembuahan sih, nggak perlu gitu-gitu kan? Laboratorium dan dokter siap membantu.

    Aha, ngelantur dikit boleh ya? Selagi mengetik di notepad ini tiba-tiba saya sadar: ada tiga nama pria yang diabadikan daan mendekam dalam alat reproduksi wanita. Ernst Grafenberg untuk G-spot, Rasmus Bartholin untuk kelenjar pelumas, dan Arnold Kegel untuk otot yang oleh instruktur senam diteriakkan sebagai "contract! release!" dan "jepit! tahan!". Byuh! [Eh, prinsip yang sama juga boleh ditiru pria lho].

    Ada nggak sih nama wanita yang diabadikan dalam alat pria, selain dagelan basi tentang tato? Erica jadi America, misalnya. Mami ternyata kependekan Anging Mamiri... [ini ngarang, nemunya barusan, sambil cengar-cengir] . Kalau pasal rugi amat, ada lho yang alatnya cuma berfungsi sekian hari dalam sebulan, sampai akhirnya pensiun fungsi. Duh, maaf. Nggak sopan. Saya cuma mengutip seorang wanita lajang [karena pilihan sendiri, bukan jomblo kepaksa] yang tak punya blog.

    Kembali ke topik ah. Etty ini kayaknya orang yang unik. Penjelajahan keilmuannya luas. Reputasinya pun diakui, sehingga dikutip oleh National Geographic. Ingat, tak semua ilmuwan layak kutip di NG. Itu pula sebabnya ketika tempo hari ada heboh soal manusia kerdil dari Flores, media, misalnya Kompas, juga menanyakannya kepada Etty, selain tentu saja kepada Prof. Dr. Teuku Jacob. Panggilan kecendekiawanan ibu dari dua putra ini, yang pernah menulis buku Antropologi Forensik [pantesan bisa bikin novel tentang pembunuhan], menjadikannya berkiprah dalam Masyarakat Ilmu dan Agama Yogyakarta. Sungguh komplet. Indonesia beruntung memiliki ilmuwan macam dia, yang dokter gigi itu.

    Selamat berakhir pekan. Semoga Anda tak menyesal baca gombalan pagi edisi ini. Salam.

    LaPetiteFemme
    November 11, 2005   01:29 PM PST
     
    yang belum beli buku ini, mending jangan dah..
    ceritanya jeleknya, alurnya jelek, pengembangan karakternya jelek..
    tadinya berharap setipe dg jeffery deaver..
    ternyata HUH!
    rugibeli bukunya..
    eyi
    August 29, 2005   01:28 PM PDT
     
    pertama kali ngeliat buku ini, saya sudah kepingin beli, tapi belum jadi2 :(
    kere kemplu
    August 27, 2005   12:07 AM PDT
     
    untuk mpok: mantan? hussss! husssss!
    punya dia berfungsi kok, gak cuma buat menyambut rembulan. lagi-lagi ini ngutip lho, bukan opini saya.
    tukang angkut aer
    August 26, 2005   06:52 PM PDT
     
    "Setiap manusia sedang berproses tumbuh-
    berkembang menuju potensi terbesarnya", tapi yang dimaksud Hegel mestinya pada tarap pemikiran, bukan perbaikan onderdil.
    Entah kalo jaman Hegel sudah ada Mak Erot.. hehe..

    Eh, btw, kelewatan satu pak. Nama feminim juga ada yang diabadikan di dunia onderdil maskulin, teknik arabic JINX kalo gak salah.. ^-^

    happy weekend :)
    dinda
    August 26, 2005   02:31 PM PDT
     
    Itu kan cuma mengikuti mainstream Oom... Omong kosong deh kalo ada yang bilang cuma liat "inner beauty" atau "inner handsomeness".. yang ada liat luar dulu, kalo abis itu mau merhatiin yang inner-inner, yang outer-outer sedikit banyak mempengaruhi...
    mpokb
    August 26, 2005   02:04 PM PDT
     
    terima kasih atas penjelasan dan link-nya. sungguh mencerahkan. btw, itu yang dikutip mantannya ya bang? jadi yg berfungsi cuma beberapa hari itu...? ='.'=
    BC
    August 26, 2005   01:22 PM PDT
     
    kalo pgn liat sejarah perkembangan bedah plastik, liat michael jackson ajah ;D
    ambar
    August 26, 2005   01:07 PM PDT
     
    Samantha Jones di Sex and the City kayaknya karakter unik. Bagi sebagian perempuan dianggap pemberontakan. Eh bener ngga yo pak dhe.
    didats
    August 26, 2005   12:14 PM PDT
     
    selamat berakhir pekan..!
    jgn lupa besok.. hahahah
    ups.. maap...
    efilnikufesin
    August 26, 2005   10:35 AM PDT
     
    makaseh banget ya om, saya jadi dapet tambahan wawasan, selaen Erni Grepenberg tadi, heheh
    Ling
    August 26, 2005   09:48 AM PDT
     
    waks..lengkap ya ulasannya.. menarik juga*wink
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive