![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
8.3.05 | 14:31
Hadiah yang Bermasalah
"Bagi yang berminat, saya berniat untuk menjual mobil New Peugeot 206, off the road , warna merah maroon metalik, manual transmission, standar pabrik: AC, Single Disc, etc. Saya menjual mobil tersebut dalam kondisi off the road, pengurusan BBN dapat dilakukan sendiri. Mobil berada di Jakarta. Harga 145.000.000,- (nego)..."E-mail yang saya terima itu memang seperti iklan baris. Saya tahu, itu sama sekali bukan penipuan. Pemiliknya, seorang pegawai di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, barusan mendapatkan hadiah undian tapi tak ada uang untuk menebus pajak undian dan bea balik nama. Ini soal menang atau soal kalah? Saya tak tahu. Tapi saya merasakan sesuatu yang pahit. Baik pahitnya dia maupun pahitnya saya karena misalkan dalam sikon yang sama pun saya tak ada uang untuk menebus hadiah itu. Soal pajak undian, saya menganggapnya sebagai bentuk ketidakrelaan pemerintah melihat orang lain senang. Soal BBN mobil anyar, apa nggak bisa diturunin tuh jadi cuma lima persen? Maka yang bagus, menurut saya, pajak undian/hadiah dan BBN itu ditanggung oleh penyelenggara. Si Beruntung tinggal pakai atau jual dengan harga layak. Tanpa itu Si Beruntung seperti di-fait-accompli: ketimbang rugi sama sekali, masih mending hadiah bisa diuangkan [meski hargaya ditekan]. Termasuk dalam kategori rugi sama sekali [atau dua kali] adalah hadiah tak tertebus dan harus diserahkan ke Depsos, dan setelah itu jatuh ke siapa ya walahualam... Oh ya, ada satu lagi. Soal pajak undian itu juga yang menjadi celah para penjahat untuk menipu orang-orang lugu, dengan mencatut sekaligus memfitnah pihak lain. Bank BRI dan Silver Queen bisa bikin undian berhadiah mobil on the road, yaitu BMW seri 3 dan Nissan Micra, dan Si Beruntung tinggal ambil. Mestinya perusahaan lain juga bisa. Bagaimana YLKI? Setuju ndak?
Previous Entry * Home * Next Entry |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||