![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
26.1.05 | 12:27
Sedot Pulsa AKAP*
Tagihan kartu GSM saya membengkak. Saya cek, apa kena di GPRS? Ya, agak sih. Tapi nggak separah yang dulu, liburan Juli lampau. Penyebabnya: saat itu saya tertidur, dan si Opera mini itu tetap hidup, bolak-balik men-download gambar. Kere betul! Kembali ke lembar tagihan kemarin. Saya cek apa ada roaming, karena siapa tahu operatornya lalai. Nggak ada. Interlokal? Aha ada. Ke nomor yang sama, ke Malang, dari Jakarta. Lho, Malang? Yok opo, Sam? Nggak ada halo-halo sama kera ngalam.Lantas saya tirukan nomor itu di ponsel saya. Aha! Ternyata ke nomor si trondolo cocomeo itu. Tempo hari dia menelepon, lagi ada di Jakarta, bahkan kos dekat kampus Perbanas, Kuningan, untuk penelitian disertasinya tentang parte pulitik Endonesah di Unipersitas Negri Ohio. Waktu itu saya menelepon balik, dan dia ngoceh lama. Ketika dia menanyakan si A, teman lamanya yang sekarang sekantor sama saya, ya saya angsurkan saja ponsel itu kepada si A. Berikutnya juga begitu. Artinya saya beberapa kali melakukan percakapan interlokal.
Warakadah! Tapi, yahhhh... ini balasan untuk saya agaknya. Dulu saya mendapatkan kartu perdana di Makassar. Buat uji coba saja. Tapi sesampainya di Jakarta saya lupa, mengontak beberapa orang pakai nomor Anging Mamiri itu, dari ponsel lain. Lha iya to, wong saya manggil nama dari Contacts di ponsel, bukan di kartu. Ketika mereka menelepon balik ya saya tenang-tenang saja. Abai gitu. Kalau saja mereka pakai prabayar, pasti segera sadar karena pulsanya tersedot. Ketika mereka menerima tagihan, maka nama spesies di luar manusia pun berhamburan.
Ini bukan anjuran. Jangan Anda lakukan. Kalau ada teman Anda mau ke luar pulau, misalnya ke Papua [padahal Anda di Batam], jangan menitip oleh-oleh berupa kartu perdana yang bebas roaming. Ingat, jangan ya. Jangan. *) AKAP = [1] AntarKota, AntarProvinsi [2] AntarKota, AntarPulau
Previous Entry * Home * Next Entry |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||