KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    24.11.04 | 01:34
    Selamat Ulang Tahun, Sayang

    perjalanan waktu dan cuaca membuatku semakin lemah, tapi aku berharap akan menjadi bagian dari pupuk masa depan


    Kita masih sama-sama ingat meski sudah lama berlalu. Pertama kali tatap muka ketika aku mencari mbakyumu tapi ternyata dia tak ada. Di kota kecil itu, tempat kita lahir dan tumbuh, tapi kita belum pernah saling kenal. Di kotamadia kecil yang dulu cuma sembilan kelurahan dalam satu kecamatan itu...

    Sampai hari ini kamu masih ingat baju katun gombrongku, rambut sebahuku, motor bebek protolan tanpa rupa itu. Tapi ah, maaf sayang, aku tak ingat apa bajumu saat itu. Seminggu, atau dua minggu setelahnya, karena kita sama-sama tak ingat, aku bertandang lagi ke rumahmu, tanpa tahu bahwa hari itu kamu berulangtahun ke-17, dan malamnya ada perayaan kecil-kecilan. Malam aku tak datang karena tak merasa terundang langsung olehmu, hanya terpesani oleh mbakyumu. Seminggu kemudian aku datang lagi, bulan sudah memasuki Desember. Kita semakin dekat. Lalu tibalah hari khusus tanpa rencana itu tapi masih kita ingat sampai sekarang sebagai hari jadi kita dan anak-anak kita tahu itu -- tanggal itu yang kita pilih untuk pertunangan kita dulu, mempertukarkan cincin hasil tabungan kita. Hari khusus itu adalah saat kenakalan kecil singgah dan menggoda. Aku menciummu. Kamu tak menolak. Tak pernah didahului pernyataan cinta. Saat itu aku kelas dua SMA. Itulah hari khusus, beberapa minggu setelah ulang tahunmu. Ulang tahun yang tiba hari ini. Dan selalu kita peringati.

    Waktu terus berjalan, kadang merambat, kadang berlari, dengan canda, juga pertengkaran, tapi lebih banyak kemesraan dan kemanjaan, juga diselingi kejengkelan dan rajukan, atau saling berdiam diri, semuanya berbalut rindu, dibumbu kencan bokek karena uang saku mepet.

    Waktu tak berhenti. Usia kita bertambah. Kita terus melangkah. Bergandengan. Menyusuri jalan yang tak pernah kita tahu ujungnya, melintasi persimpangan demi persimpangan yang tak semuanya didahului oleh rambu, meniti jembatan yang tak pernah kita ukur kekuatannya.

    Upaya kita untuk saling mengenal dan memahami juga belum berhenti, sampai hari ini, sampai kita menjadi berempat karena ada buah cinta berupa dua anak cantik pintar.

    Aku bukan suami yang baik, belum bisa menjadi ayah yang baik meskipun anak-anak kita sangat bangga akan ayahnya. Untuk pertama kalinya selama kita menjalin kasih sejak remaja hingga tua, aku ucapkan selamat ulang tahun untukmu secara publik. Ya, betul Wuk, itu sesuatu yang belum pernah aku lakukan: memindahkan ranah privat domestik ke ranah publik, mana melalui dunia maya yang terbuka pula. Mengumumkan ulang tahunmu di kantorku pun seingatku belum pernah. Blogger yang datang ke sini akan membacanya. Mereka teman-teman baruku dan sebagian besar tak kukenal sosoknya.

    Aku mengumumkan kepada dunia justru setelah dewasa dan telah lama menjalin dan melembagakan hubungan, bukan saat kita remaja dan mabuk cinta seolah semua hal bisa menjadi nomor dua bahkan nomor 22222222. Ini berbeda dari coretan-coretan pada sudut buku tulis saat kita kangen bertahun lampau, yang kita torehkan saat pelajaran dalam kelas kita masing-masing, padahal sorenya kita pasti ketemu. Juga esoknya, dan esoknya.

    Baru ini, ya posting ini, yang bisa aku hadiahkan, selain bingkisan kecil hasil kasak-kusukku dengan dua anak kita selagi kamu mandi. Aku menyayangimu, mencintaimu, mengasihimu sejak dulu, meski aku bukan pacar yang baik, belum bisa menjadi suami yang baik, belum menghadir sebagai ayah yang baik. Terimalah, Wuk. Ciumku untukmu.

    Aku


    del-e
    October 10, 2011   12:18 PM PDT
     
    hmmm pengen nangis bacanya, walaupun postingan ini sudah lama sekali dan baru saya temukan sekarang
    Charly Silaban
    August 22, 2005   09:50 AM PDT
     
    Ciiieeeee.e....... romantis tenan...
    Biar dikata baru baca bulan agustus 2005, ini tulisan tetep hidup.
    Selamat berjuang jadi suami dan ayah idaman om...
    Eka
    March 15, 2005   04:18 PM PST
     
    Mbah, saya terharu baca tulisan ini..
    Crazy Guy
    November 27, 2004   02:34 PM PST
     
    Happy Birthday walau telat (banget)
    kitaberdua
    November 26, 2004   09:49 AM PST
     
    Maaf, semoga saya gak telat ngucapin selamat ultah buat Mbak... Selamat berbahagia untuk keluarga penjenengan
    luthfie
    November 25, 2004   03:57 PM PST
     
    walau saya belum bisa menjadi teman yang baik juga, walau sekedar teman maya yang baik, bolehkah saya mengucapkan selamat ulang tahun, semoga usianya membawa keberkahan hidup dari Sang Pemilik Usia?
    loper
    November 25, 2004   11:39 AM PST
     
    tibane yo iso romantis wong iki ..
    nita
    November 25, 2004   11:19 AM PST
     
    aduh, mbah... selamat ultah untuk mbah perempuannya ya. romantis sekali. menyentuh. tolong do'anya ya mbah agar sy pun cepet dpt yg seperti itu.
    luluk
    November 25, 2004   12:10 AM PST
     
    inilah alasan nge-link blog-nya bos kere. postingan yg bagus. well done, bos!
    salam selamat ulang tahun buat mbak-nya ya..

    ~siapa tadi yg bilang gombal, hah!!? >:(
    flea
    November 24, 2004   10:41 PM PST
     
    waaaah...selamat ya mas ya....terharu juga jadinya....gak nyangka seromantis ini....:)
    Imponk
    November 24, 2004   09:36 PM PST
     
    bos, besok istrinya dibawa ke solo gak?
    bejo
    November 24, 2004   05:41 PM PST
     
    dadi ngiri jeh pakde...
    itbonyontektetangga
    November 24, 2004   05:02 PM PST
     
    ehm... :)
    ikut seneng kok.
    pokoknya kayak di buku itu lho...
    "and they live happily ever after". trus ada foto dibingkai pake coretan "till the death do parts us"

    rawat, rawatlah cinta itu...
    Mami mbem
    November 24, 2004   04:59 PM PST
     
    Terharu...semoga bisa kaya mas dan mbak yu, harmonis teruss sampe nanti. Selamat!
    kere kemplu
    November 24, 2004   04:49 PM PST
     
    Terima kasih untuk semuanya. Tadi pagi istri saya menangis terharu saat membaca posting yang jadi bingkisan ini.

    Sekali lagi terima kasih.

    Salam,

    Saya
    Ellya
    November 24, 2004   04:34 PM PST
     
    set dah..gombal bin romantis.. :D
    ti2n
    November 24, 2004   04:21 PM PST
     
    whuaduuhh..kok atiku melu deg-deg sir yo..wakakakak... ra tahan nek digombali... nek moco gombalan yo dadi terhanyut..terbawa perasaan :p

    tulisannya bagus Pak! Salam buat Ibunya anak-anak di rumah ya...
    bunayya
    November 24, 2004   04:02 PM PST
     
    tumbennnnnnnnn,...isinya romantis,..tumben dtg dari perasaan, biasanya dtg dari buah pikiran, skrg perasaan lg mendominasi ya pak? :P tp tetep aja bau2 gombalnya msh terendus :))...met ultah jg deh buat mbak kere nya,..ure so lucky mom!
    Fabian in Rites
    November 24, 2004   03:44 PM PST
     
    Mas, jgn kuatir. Nggak saling kenal kok. Intermezzo kemaren cuman penyakit kemeruh yg kdg kdg kumat.
    Kenapa simbolnya daun kecoklatan ya? Barangkali itu simbol dr ungkapan: "I wanna grow old with you?" *Ini kemeruh lagi. Nyontek lirik lagu Adam Sandler*.
    Ojo nesu! Mengko ilang gombale...:)
    badu
    November 24, 2004   02:46 PM PST
     
    mas, saya tak bisa membaca dengan jelas posting ini.. buram penglihatan saya, digenangi air mata..

    terharu saya. salam buat mbakyu, selamat ulang tahun.
    natana77
    November 24, 2004   02:24 PM PST
     
    Wuiiihhh ... :)
    didats
    November 24, 2004   01:54 PM PST
     
    met ultah buat mbakne....
    buat mase, saya terharu... hiks...
    tapi terlalu gombal ah...!
    tante bobo
    November 24, 2004   01:29 PM PST
     
    aduuuududududuuduhhh... manisssssnyaaaaaa.. :) hidungku sampe kembang-kempis bacanya...
    selamat ulang tahun untuk belahan hati mister, otreh?
    mbak hamster
    November 24, 2004   11:27 AM PST
     
    this is so good...the best entry ever!jd inget waktu masih muda ;) tapi kalo kita dulu pegang prinsip, ciuman belum tentu jadian :D
    atta
    November 24, 2004   10:53 AM PST
     
    aduhhhh bodoh, bukan read tapi write. ya i think u should write a book.
    vira
    November 24, 2004   10:41 AM PST
     
    slamat ulangtaun, mbakyu... =)
    atta
    November 24, 2004   10:22 AM PST
     
    huaaaaaaaaaa *gubrak* bagus bangetttttttt....

    selamat ulang tahun ya bu. semoga panjang umur, sehat, bahagia. beruntung sekali menemukan pria sebaik bapak :)

    i think u should read a book. ayo pak, bikin buku.
    luwak kenthir
    November 24, 2004   09:50 AM PST
     
    dilihat dari komentar2, kebanyakan pria akan menilai tulisan ini gombal, kebanyakan wanita akan menilainya romantis... kesimpulannya : ternyata yg gombal bisa romantis juga, ya... hihihihi..
    nana
    November 24, 2004   09:02 AM PST
     
    met ultah buat tante kere *kalo istrinya om kere, tante kere juga bukan?* ih romantis banged, tapi kok daun sih, untung aja ngga pake ulet segala..tapi tulisannya itu lhoo.. ihiks ihiks..
    Qky
    November 24, 2004   08:53 AM PST
     
    met ultah Mbak... :)

    Saya tak pernah bisa seromantis ini sama Yayang, butuh banyak belajar dari Kangmas... karna saya tak pintar menggombal ;)
    emil
    November 24, 2004   08:53 AM PST
     
    gombal tenan...
    semoga mbakyu semakin betah digombali mas kere...
    arjoki*
    November 24, 2004   08:27 AM PST
     
    iki ceritane cinta pertama dan [moga2] yg terakhir yo sam :D... salam slamat ultah kangge mbakyu dari kami ber3... kiro2 piye reaksine mbakyu mbaca hadiah ini??? ayo kita tunggu posting lanjutane.. :)
    melly
    November 24, 2004   07:07 AM PST
     
    selamat ulang taun buat mba-nya mas gombal, isinya ternyata tetap menggombal, bikin hati kasuat-suat
    siberia
    November 24, 2004   05:39 AM PST
     
    selamat ulang tahun untuk Mbak-nya ya Mas Kere.
    eh, beliau tahu mas kere punya blog ini nggak ya...hehe..
    dan kenapa gambarnya kok daun bukan bunga? *curious*
    lenje
    November 24, 2004   03:52 AM PST
     
    hehehehe... bisa romantis juga... walopun beberapa kalimat masih "diam-diam" menunjukkan narsisisme --> "...belum bisa menjadi ayah yang baik meskipun anak-anak kita sangat bangga akan ayahnya." huhuhuhu.... *cekikikan disambung cekakakan*
    mushrooms
    November 24, 2004   02:09 AM PST
     
    I know it! Somehow I 'knew' you by the way you wrote. Yeah yeah, you can run but you can't hide... Selamat ulang tahun buat Mbak ya, Mas. sSeneng baca entry ini. :)
    GKK Fan
    November 24, 2004   02:00 AM PST
     
    jadi merinding bacanya.. hehe.. romantis sekali

    selamat boss!!
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive