![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
28.9.04 | 17:00
The [Third]-World Class Operator: Committed 2 U! "Halo, mau lapor, Pak! Telepon umum yang di sono noh, rusak berat sejak tahun lalu, eh nggak... malah sejak Soeharto berkuasa. Ada tulisannya 'merdeka' segala lho. Pesawatnya didesain merah-putih. Gimana Pak?" Maka dengan senang hati saya lanjutkan fitnah ini. Si penerima menjawab, "Lho, buktinya situ bisa nelepon, lapor. Artinya ndak ada masalah kan, Mas?" Wah, sontoloyo. "Iya, Pak. Tapi ini nelepon dari markas hansip." Blaik! Seberang sana dengan santai menjawab, "Lha ya pakai telepon yang masih berfungsi saja, Mas! Gitu aja kok repot. Klek!" Yah, begitulah. Sambungan baru, pakai kabel, saja nggak dilayani dengan cepat, apalagi ngurusi telepon umum. Padahal alasan setiap naik tarif adalah investasi buat nambah jaringan. Tapi setiap peminta sambungan baru dipersilakan ambil sambungan Flexi [ini juga jaringan sih]. Slogan perusahaan yang mengaku the world class operator itu memang keren: "Committed 2 U". Lha siapa yang dimaksud sebagai U? Pemegang saham dong. Teman saya yang [kebetulan] wartawati koran bisnis yang sering ngeliput sektor telko[m], bisa baca neraca pula, kayaknya bisa menjelaskan. Kabarnya sih deviden sebelum ini oke. Di luar soal "committed to shareholders", memang harus diakui yang namanya vandalisme itu kelewatan. Dulu sekali saya pernah membaca desain telepon umum antivandalisme, berkotak baja, diuji di laboratorium militer. Tapi saya pikir, itu cara yang salah. Kekuatan telepon umum tak perlu seekstrem itu. Cukup tahan cuaca saja lah. Sekuat apa pun kotak pesawatnya, para vandalis tetap bisa menjebolnya. Salah satu alasan menjebol: teleponnya tulalit mulu. Salam dari Ampera.
Previous Entry * Home * Next Entry |
||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||