KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi.
TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka.
MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu?
MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya.
CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak...
             
             


Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.




Hit Counter
Hit Counter






JAGAT GOMBAL

  • Tentang saya
  • 6 Alasan ngeblog
  • 4 Alasan gerakan nonblog
  • Gombalabel: bualan seorang pemulung
  • Gombalkartu: dari seseorang yang tidak bisa bermain remi



    KETERSANGKUTAN

  • Pengumpan Sindikasi
  • IndoBlogdrivers
  • Planet Terasi
  • Blogfam
  • Padhang Mbulan
  • Lesehan



    Subscribe with Bloglines








    KABAR BUNGKUSAN

    AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.



    KABAR KOCOKAN

    SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.





    powered by FreeFind





    Free Shoutbox







  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

     
    20.9.04 | 22:35
    Lagi dan Lagi, about Gombal dan Kéré
    Apa boleh bikin -- tahi kambing itu [kata Cici] rasanya asin -- karena webnya si cantik Poppy "stroberi tak tersunat" [bahasa inggrisnya: strawberryuncut] lagi angin-anginan, lantaran si nona sibuk pacaran sampai sakit dan setelah sembuh pacaran lagi lalu begitu seterusnya, padahal web itu memuat asal muasal "kéré" dan "gombal", tapi di sisi lain sekarang ini saya lagi banyak ditanya seputar "kéré" dan "gombal" dan tiada rujukan, maka baiklah saya akan menjelaskan ulang di sini, dengan harapan persoalan beres.*)

    Kenapa blog ini memakai nama "gombal", hah? Karena keterusan. Bermula dari bercanda akhirnya jadi gojčkan, lalu cengčngčsan. Gonta-ganti alamat tumpangan blog ya tetap mengangkut nama pembawa hikmah itu: gombal.

    Kenapa nggak diganti dengan nama yang lebih indah dan mulia? Belum nemu. Lagian saya pengin jujur, bahwa semua isi dalam blog ini adalah gombal semata. Nggak ilmiah. Nggak nyeni. Nggak kontemplatif. Nggak inspiratif. Nggak lucu. Untuk sementara, nama "gombal" itu pun sudah indah lagi mulia. Gampang diingat, meski dengan kesal, bahkan kesumat. Ibarat tomat busuk ditusuk kawat: nggak bermanfaat. {payah, nggak nyambung kan?}

    Adapun fatsal "kéré", itu juga kebablasan, bawaannya "gombal". Nama "kéré" muncul sebagai makian akrab antarkawan, yang lebih halus ketimbang "dagadu"-nya wong Yoja atau [maaf] "jancuk"-nya orang Jatim. Wong Solo kadang juga memaki "kéré!".

    Apakah nama itu tak menghina kaum kéré sejati? Tampaknya tidak. Mereka justru merasa akan terwakili. Apakah itu justru merupakan sebuah sikap kurangajar, tak tahu diuntung, karena tak menysukuri segala pemberian? Saya lagi merenung...

    Ada apa dengan "kęmplu?" Kata itu mencerminkan sebuah posisi rendah dalam skala inteligensia, tapi nggak parah-parah amat lah... Orang Jawa bilang, "rada..., rada nemen". Saya harap penjelasan ulang ini sejernih lensa kacamata baru yang dioptrinnya pas.

    *) Blogger yang reporter koran bisnis, dan calon redaktur rubrik obituari merangkap  redaktur rubrik ralat di koran yang sama, pasti akan berkomentar, "Payah, kalimat kok panjang amat sih? Nggak fokus, tahu? Kudu diajarin bikin lead nih... Sebagai teman sealma mater gue malu..." Lha gimana lagi, saya dulu kan ngambil pertanian, bukan ngčlmu komunikasi...

    gambas
    December 19, 2004   05:52 AM PST
     
    yang bisa saya kira, om kere kemplu ini desainer web yg lg stress soalnya tugasnya harus mbikin web-web gombal yang mau ga mau harus ditekuni supaya (paling tidak) gak jadi kere. akhirnya ketularan nggombal
    Brill
    September 21, 2004   10:38 AM PDT
     
    hm...pemaparannya kurang menggambarkan siapa dibalik kere kemplu itu sebenarnya. *ikut penasaran*
    |


    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry * Home * Next Entry
                 
    © Kéré Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober 2005.
    Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya.
                 

    Blogdrive