![]()
KALAU ANDA DIKUNTIT. Jangan panik, Hany punya jurus untuk menghadapi. TURUT MENGUNDANG BOLEH DONG. Tentang pernikahan mereka. MISOLOGI & MISOSOLOGI. Kalau misology, ada di sini. Sedangkan missosology, ada di sini. Mana yang lebih menghibur dan perlu? MATIKAN TV! Hari tanpa TV, Minggu 23 Juli besok. Demi anak-anak, katanya. CERITA GEMPA & TSUNAMI. Pakdhe Rovicky, sang geolog, bisa bercerita banyak... |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.Hit Counter JAGAT GOMBAL KETERSANGKUTAN ![]()
![]() KABAR BUNGKUSAN AKHIRNYA HAMIL | Ternyata ada hubungan antara bungkus roti dan kehamilan. Bermula dari mana, berujung di mana pula? Lihatlah kisahnya.KABAR KOCOKAN SISA EKSPOR | Bukan cuma pakaian ekspor yang bisa kita beli. Kartu remi ekspor pun begitu. Made in Indonesia, untuk pasar Amerika. Harga eceran US$ 1,75. Kartu lucu dengan gaya coretan tangan.![]() Free Shoutbox |
15.9.04 | 14:43
Salah Sambung Sudah dibilang keliru, tapi para penelepon/peng-SMS nyasar itu kadang hakkul yakin dirinya benar. Barusan ada SMS: "gas hbs. tlg dikirim 1 tbng. brp hrg tbng baru?". Dari kemarin sudah dibilang salah alamat, eh masih ngeyel. Ya sudah, toh sama-sama ngebuang pulsa, maka saya balas: "stok ditahan. bsk gas naik 35%. hrg tbng br 980 rb, inden." Telepon rumah juga sering kena panggilan nyasar karena empat angka belakang mirip dengan nomor perusahaan pengerah TKI, cuma beda urutan. Jawaban paling gampang, "Maaf, kami sudah tutup. Bubar. Pailit." Habis, dia ngeyel terus sih. Dikasih nomor yang bener tetap aja salah pencet. Kali lain ada saja cewek nyari temennya. "Cici ada?" Dijawab salah sambung, dia ngaku yakin mencet nomor yang benar. "Memangnya Anda mijit nomor berapa?" Dia sebut deretan angka. Bagian tengahnya beda. Tapi tetep aja dia nelepon, bernada perintah. "Cici mana? Mau bicara nih." Lho, enak wae! Maka suatu kali saya jawab, "Cici sudah seminggu gak pulang, dibawa kabur laki." Ada nada kaget di seberang. Mainan gaya peka-SARA juga ada. Si penelepon ngeyel terus, bernada perintah, mau bicara sama yang namanya Yohanes. Begitu berulangkali. Akhirnya saya jawab, "Yohanes lagi pergi umrah." Dari seberang terdengar: "Hah?!" Tentu, untuk Anda, saya punya pembenar non-peka-SARA. Yohanes = Johannes = Giovanni = Johann = John = Iochanan = Yochanan = Yahya. Saya bayangkan, yang dia maksud adalah Yahya. :) Maaf. Kalau menyinggung Anda semua, bagian ini nanti saya hapus dah.
Previous Entry * Home * Next Entry |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
© Kéré
Kêmplu + BloGombal | Desain sembarangan oleh Masé, Oktober
2005. Mohon maaf kepada semua pemilik hak atas karya, dalam bentuk apapun, yang miliknya terangkut ke sini tanpa saya mintai izin dan atau terlewat dalam penyebutan sumber. Jikalau hak Anda terlanggar sudilah memberitahu saya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||